June 30, 2010, 4:32 pm
'Tur Hijau' Green Map

Dalam rangka ulang tahun kota Jakarta yang ke -483, komunitas Peta Hijau Jakarta mengajak warga untuk menyusuri ruas jalan Cikini dengan berjalan kaki. Tur ini akan diadakan pada :

Tanggal : Sabtu, 3 Juli 2010
Pukul : Pkl. 07.30 – 12.00 WIB
Tempat Kumpul : di Museum Joang 45, Jl. Menteng Raya no 31, Jakarta Pusat

Rute : Museum Joang 45 – Pertokoan Cikini (Kantor pos Cikini, Roti Tan Ek Tjoan) – Taman Ismail Marzuki (Planetarium, Graha Bhakti Budaya, Teater Besar, Dewan Kesenian Jakarta, Perpustakaan HB Jassin, Kine Klub) – Perguruan Cikini – Pasar Cikini – Kawasan Menteng – Situ Lembang.

Biaya : Rp 35.000,00/orang, termasuk makan siang di akhir perjalanan.

Peserta dibatasi maksimal 30 orang, dan mendaftar ke : petahijaujakarta@yahoo.com dengan menyebutkan nama, Jumlah Orang yang Ikut dan no ponsel .

Pendaftaran ditutup Jumat 2 Juli 2010, pukul 15.00 WIB.
Kontak person : Ikka / peta hijau jakarta telp : 021 - 68465892

Mengapa Cikini? Jalan ini penuh dengan kenangan sejarah. Salah satunya percobaan pembunuhan Presiden Soekarno di Perguruan Cikini. Lalu pembangunan pusat kesenian Taman Ismail Marzuki di masa Gubernur Ali Sadikin, kawasan Menteng yang merupakan pemukiman yang dibangun dengan cermat pada masa Belanda sehingga kawasan ini pun sampai sekarang bebas banjir, dsbnya.

Jalan Cikini juga menatap masa depan. Letaknya yang strategis di dekat pusat kota, saat ini Cikini banyak mengalami perubahan. Banyak resto maupun café berdiri di sini, menjadi tempat bertemu dari ngomongin soal politik bangsa sampai sekedar melepas lelah sehabis kerja. Banyak bangunan tua yang dirobohkan demi pembangunan pertokoan baru. Sementara itu pusat kesenian TIM sampai sekarang masih eksis, walaupun masa depannya dipertanyakan apakah masih mampu bertahan dari gempuran pertokoan di sekitarnya.

Berbicara soal tata kota, jalan Cikini ini selainmasalah peruntukkannya, juga masalah transportasi, khususnya pedestrian. Bicara transportasi, pejalan kaki adalah orang-orang yang makin tersingkir dalam tata ruang kota. Trotoar di Jakarta, makin hari makin susut. Kalau tidak kena pelebaran jalan, dialihfungsi menjadi tempat jualan, atau menjadi jalur sepeda motor. Lewat tur hijau kali ini, mari kita nikmati trotoar sepanjang jalan Cikini dengan sejarah maupun kesenian di kanan kirinya.

(KRLmania.com/nc)

Festival Jurnalisme Warga
Lowongan Tenaga Akuntansi di PT KA
Gara-Gara ulah Supporter Bola, PT KA Kembali Batalkan Perjalanan KA
'Tur Hijau' Green Map
Little Tokyo Ennichisai (Festival Jepang), 4 Juli 2010








tempat curhat dan info seputar KRL di krl-mania@yahoogroups.com :  

© Hak Cipta ada pada redaksi krlmania.com, isi dilindungi Undang-Undang.
Diperbolehkan memperbanyak isi dan segala hal yang ada pada website ini tanpa persetujuan redaksi
dan dengan mencantumkan sumber berita krlmania.com