November 23, 2007, 10:21 am
Usulan

Bapak Redaksi Yth,

Saya sebagai masyarakat pengguna kereta api sebenarnya
cukup prihatin melihat sistim perkretaapian kita
khususnya KRL maupun KRD

Mungkin perlu para ahli perkereta-apian yang ada di
PT.KA menyusun blueprint baru lagi.
Sebagai contoh kenapa harus ada kereta Argolawu,
argogede,kamandanu dll sedangkan rail yang digunakan
ya rail itu2 juga, kenapa tidak dibuat kereta cepat
seperti shinkansen satu tujuan dari merak-sampai
banyuwangi lintas utara dan merak banyuwangi lintas
selatan.

Yang arah utara berhenti di cikampek, cirebon,
semarang, surabaya dan dari utara untuk ke selatan
seperti dari cirebon ke purwokerto, cilacap bisa
menggunakan kereta lain juga dari semarang ke jogja
menggunakan kereta lain.
Sementara untuk KRL, sebaiknya dibuat ring sistim
seperti di jepang (yamanote line) seperti
Bekasi,Depok,Tangerang,Kota, Priok dan lintas tengah
bekasi,jatinegara,manggarai,tanah abang dan lintas
selatan depok, manggarai, gambir,kota.

Untuk Jalur kereta cepat dari timur hanya berhenti di
Bekasi, lintas selatan berhenti di depok dan lintas
barat berhenti di tangerang
Untuk sistim karcis sebaiknya sistim loket sudah
dihapus dengan menggunakan fending machine sehingga
tidak perlu menggaji pegawai loket, tiket kereta cepat
bisa pesan langsung di travel agent maupun online
e-ticketing
mudah-mudahan dengan sistim ini perkreta-apian
indonesia bisa maju dengan pertimbangan SDM dan
Infrastucturenya dibenahi.

(Madang)

Keretasiana
'Annoucer' Stasiun Cawang
Etika Penumpang KRL
Yuk, Naik KRL Wisata Ancol
Kenaikan Tarif itu








tempat curhat dan info seputar KRL di krl-mania@yahoogroups.com :  

© Hak Cipta ada pada redaksi krlmania.com, isi dilindungi Undang-Undang.
Diperbolehkan memperbanyak isi dan segala hal yang ada pada website ini tanpa persetujuan redaksi
dan dengan mencantumkan sumber berita krlmania.com